Dark Kage Is Valid HTML5
Follow

Search This Blog

Link Teman

Chat

PERIPERAL MASUKAN ANALOG

Assalamualaikum wr.wb

Yooo , pada post sebelumnya saya telah memposting tentang Periperal masukan Digital tentunya dengan simulasi Pada ISIS krna gak mungkin toh ane bawa PB , arduino dan peralatan lainnya kedalam blog ini soalnya ane kagak pnya -_- , sekarang saya akan memposting tentang periperal Masukan Analog berikut Tahap-tahap praktikum yang telah kami lakukan sebelumnya :D

A.Analog Input dengan Tegangan Refrensi Internal (1,1 Volt) 

Pada percobaan kali ini akan dibuat program untuk mengkonversi nilai tegangan analog dan potensiometer menjadi nilai digital. Data hasil konversi akan ditampilkan pada LCD 2x16. Tegangan refrensi ADC yang digunakan adalah tegangan refrensi internal yang besarnya adalah 1,1 Volt.
 

  • Pertama Buka Software Arduino pada PC anda lalu masukan Syntax dibawah ini : #include <LiquidCrystal.h>
    LiquidCrystal lcd(2,3,4,5,6,7);
    void setup() {
    lcd.begin(16,2);
    lcd.clear();
    lcd.setCursor(0,0);
    lcd.print("ADC Example on A0");
    analogReference(INTERNAL);
    }
    void loop() {
    unsigned int dataADC = analogRead(A0);
    lcd.setCursor(0,1);
    lcd.print("Value = ");
    lcd.print(dataADC);
    delay(500);
    }
  • Perhatikan Gambar berikut, setelah di masukan lalu kita compile 
 
Gambar 1.1
  • Setelah Di compile , lalu kita susun komponen pada ISIS (seperti Biasa) , perhatikan Gambar dibawah ini 


 






  • Setelah Kita susun komponennnya , kemudian kita satukan program pada arduino dengan simulasi ISIS (Perhatikan Gambar)



  •  Kemudian Kita Tekan Tombol Play pada Simulasi ISIS .

    B. Tegangan Refrensi VCC
    Pada percobaan kali ini akan dibuat program seperti diatas. Pada Percobaan ini tegangan refrensi ADC yang digunakan adalah tegangan VCC apda mikrokontroler.
    Prosedur :


    • Gantilah Syntax nya dengan Syntax dibawah ini : 
     
    #include <LiquidCrystal.h>
    LiquidCrystal lcd(2,3,4,5,6,7);
    void setup() {
    lcd.begin(16,2);
    lcd.clear();
    lcd.setCursor(0,0);
    lcd.print("ADC Example on A0");
    analogReference(DEFAULT);
    }
    void loop() {
    unsigned int dataADC = analogRead(A0);
    lcd.setCursor(0,1);
    lcd.print("Value = ");
    lcd.print(dataADC);
    delay(500);
    }
 
 
  • Lalu  Hasilnya akan terlihat seperti Gambar dibawah ini :




C. Analog Input dengan Tegangan Refrensi External


Pada percobaan kali ini akan dibuat program seperti pada Percobaan A dan Percobaan B Tegangan refrensi ADC yang digunakan adalah tegangan refrensi eksternal yaitu tegangan pada pinAREF. Pada percobaan kali ini besar tegangan pada pin AREF akan diset sebesar 4 volt. Sehingga dapat dikatakan bahwa besarnya tegangan refrensi yang digunakan adalah 4 volt.

  • Pertama2, Tuliskan Syntax dibawah ini pada Program Arduino (perhatikan Gambar) 
#include <LiquidCrystal.h>
LiquidCrystal lcd(2,3,4,5,6,7);
void setup() {
lcd.begin(16,2);
lcd.clear();
lcd.setCursor(0,0);
lcd.print("ADC Example on A0");
analogReference(EXTERNAL);
}
void loop() {
unsigned int dataADC = analogRead(A0);
lcd.setCursor(0,1);
lcd.print("Value = ");
lcd.print(dataADC);
delay(500);
}

 
  • Stelah itu Kita susun Komponen Pada ISIS dan Kemudian kita satukan program pada software arduino dan maka hasilnya terlihat pada Gambar \







D.Analog Comparator 
Pada Percobaan ini akan dibuat program untuk mengakses fitur analog komparator pada mikrokontroler. Pada percobaan kali ini dua buat input analog akan dihubungkan ke input pin komparator yaitu AIN0 (pin 6) dan AIN1 (pin 7). Output analog komparator akan ditampilkan pada LCD.

  • Masukkan Syntax berikut kedalam program Arduino , lalu compile 

 #include <LiquidCrystal.h>
LiquidCrystal lcd(A0,A1,A2,A3,A4,A5);
boolean comparatorOutput;

ISR (ANALOG_COMP_vect) {
comparatorOutput = true;
}

void setup() {
ADCSRB = 0;
ACSR = _BV(ACI) | _BV(ACIE) | _BV (ACIS1);
lcd.begin(16,2);
lcd.clear();
lcd.setCursor(0,0);
lcd.print("Analog Comparator");
}

void loop() {
if (comparatorOutput==true) {
lcd.setCursor(0,1);
lcd.print("Comparator High");
comparatorOutput = false;
}
else {
lcd.setCursor(0,1);
lcd.print("Comparator Low ");
}
}

  • Rangkailah gambar berikut pada ISIS , perhatikan Gambar 





  • Hasilnya 

Pemrograman Digital Output Menggunakan Library Arduino dan fungsi Register

Assalamualaikum wr.wb
yo , kali ini saya akan mempost hal-hal yang ane praktekkan di minggu lalu , lebih tepatnya sih selasa ada 5 buah praktek tentang adruino yg saya dan temen2 lakukan, kali ini saya akan mengshare satu per satu ,,,krna saya tak memiliki arduino jadi saya kasih simulasi di ISIS aj yee ,,


 chek this out! :D


A. Program Digital Output menggunakan Library Arduino

Fungsi :  Program berfungsi untuk mengontrol 6 lampu LED bro , 3 lampu dinyalakan dan 3 sisanya di matikan melalui program . program yg dibuat menggunakan fungsi Arduino IDE

1. pertama2 buat program dibawah ini pada arduino :

void setup() {
  pinMode(8, OUTPUT);
  pinMode(9, OUTPUT);
  pinMode(10, OUTPUT);
  pinMode(11, 1);
  pinMode(12, 1);
  pinMode(13, 1);
}
void loop() {
  digitalWrite(8, HIGH);
  digitalWrite(9, HIGH);
  digitalWrite(10, 1);
  digitalWrite(12, LOW);
  digitalWrite(13, 0);
}


lalu di compile (perhatikan gambar) :)

 
Gambar 1

2. setelah compiling down, sekarang kita buka ISIS dan rangkailah gambar dibawah ini pada isis :

Gambar 2.1 
Gambar 2.2
3. setelah dirangkai, langkah selanjutnya adalah mengcopy program pada Arduino kedalam ISIS , perhatikan gambar (copy yg diblock) kedalam program isis , paste pada kolom program files:

Gambar 3.1

Gambar 3.1.2
4. setelah di paste , lalu tekan Play pada ISIS , maka simulasi akan menunjukkan 3 led akan menyala

B. Fungsi Register

nah, pada percobaan kali ini kita akan mencoba sintax yg berbeda, yaitu sintax register, hasilnya akan sama tp ini lebih simple . masukan program dibawah ini 

void setup() {
  DDRB=0x3F;
}
void loop() {
  PORTB=0x07;
}

dan lakukan sama seperti langkah2 diatas, maka tidak ada perbedaan :)


C. Fungsi Delay

Ya , selanjutnya pada fungsi delay , fungsi delay kali ini bertujuan agar buzzer menyala dan mati secara bergantian sesuai dengan detik atau waktu tertentu,  suaranya itu sperti bunyi sirine , satu kelas pada ngeluarin bunyi seperti itu dan ramai banget :D

berikut cara2nya :

  • Tuliskan sintax program dibawah ini kedalam arduino kemudian di compile  (perhatikan gambar)
void setup() {
  pinMode(12, OUTPUT);
}
void loop() {
  digitalWrite(12, HIGH);
  delay(1000);
  digitalWrite(12, LOW);
  delay(1000);
}

  • setelah di compile baru kita susun komponen pada ISIS, susun sperti gambar dibawah dan copy program 2 paling bawah pada kotak warna hitam pada arduino software, lalu pastekan pada simulasi arduino di ISIS (perhatikan Gambar) 

Susunan Komponen

Paste pada Simulasi isis

  • Setelah di Pastekan , lalu kita Play simulasinya, maka Buzzer akan menyala dan mati dalam waktu selang 1 detik. (berhubung Buzzer tidak berfungsi saat simulasi , maka sebagai visualisasi saya ganti LED) biar terlihat perbedaannya.
 Buzzer (LED)Mati
 Buzzer (LED) Hidup
D. Pemograman digital INPUT menggunakan Fungsi arduino via push button, 

seperti pada Kasus C (ya elah , kyk detektifan) kali ini dengan sintax berbeda dan di tambah push button , langkah2nya sperti biasa.

  • STEP pertama : Masukkan Sintax dibawah ini lalu compile pada Program Arduino : 
void setup() {
  pinMode(A0, INPUT);
  digitalWrite(A0, HIGH);
  pinMode(12, OUTPUT);
}
void loop() {
  if(digitalRead(A0)==LOW) {
        digitalWrite(12, HIGH);
  }
  else{
       digitalWrite(12,LOW);
  }
}
Gambar
  

  • Setelah menyusun komponen Pada ISIS , copy 2 baris program paling bawah pada box hitam dan pastekan pada Arduino pada simulasi ISIS. (perhatikan Gambar) 
Gambar 1

Gambar 2
Gambar 3


  • Setelah Di pastekan maka Simulasi akan berjalan







E. Program Digital Input menggunakan Konfigurasi Register

sama seperti cara D , yg berbeda hanya isi sintaxnya, berikut adalah isi dari sintax register : 

void  setup()  {
  DDRC  =  0x00;
  PORTC  =  0x01;
  DDRB  =  0x10;
}

void  loop()  {
if(bit_is_clear(PINC,0)) {
  PORTB  =  0x10;
}
else  {
PORTB  =  0x00;
}
}

  • Hasilnya : 







#Bersambung :3

-THANK YOU-




Cara Membuat Program Sederhana dan Simulasi Arduino pada ISIS

Cara Membuat Program Sederhana dan Simulasi Arduino pada ISIS



Berikut adalah Contoh Program Sederhana pada Arduino, kali ini saya akan mengshare Program "Blink"

1. Buka Program Arduino

Klik kanan run as administrator atau bisa klik dua kali, tampilannya akan ada seperti gambar dibawah ini :

Gambar1

2. Tuliskan Sintax atau Program Sederhana Berikut Ini (perhatikan Contoh Gambar)


int led = 13;

void setup() {
  pinMode(led, OUTPUT);
}

void loop() {
  digitalWrite(led, HIGH);
  delay(1000);
  digitalWrite(led, LOW);
  delay(1000);
}



Gambar 2

3. Lakukan kompilasi program yang telah dituliskan untuk mengecek kesalahan penulisan sintaks. Klik menu centang (Verify) untuk melakukan proses kompilasi program (Perhatikan Lingkaran Merah)





Gambar 3.1

Bila terjadi Kesalahan silahkan cek kembali Programnya , apabila tidak terjadi kesalahan akan tampak seperti gambar dibawah :


Gambar 3.2

4.Setelah itu kita buka Progam ISIS.
Klik kanan run adminstrator or klik dua kali maka tampilannya akan seperti ini:

Gambar 4.1

 
Gambar 4.2



5.Setelah itu Klik menu Pick untuk mengambil komponen pada simulasi 


Gambar 5.1



Sebagai Contoh kita pick Komponen Arduino :  

Gambar 5.2

Lalu Klik Oke maka hasilnya akan sperti ini : 

Gambar 5.3

6. Pick semua Komponen yg dibutuhkan, kali ini kita hanya akan memerlukan Arduino Uno, resistor 1 buah dan 1 buah led berwarna biru . setelah di pick maka hubungkan (connect) masing2 komponen seperti gambar berikut ini : 

Gambar 6
7. setelah komponen selesai di pick , agar simulasi pada ISIS bisa di jalankan klik dua kali pada gambar simulai arduino diatas , lalu kita kembali pada skech (software) pada arduino dan copykan satu baris diatas list paling bawah pada software arduino dan paste pada softwar simulasi ISIS tadi (perhatikan Lingkaran merah) Perhatikan gambar berikut : 


Gambar 7.1



Gambar 7.2



8. Setelah itu Klik ok , lalu Play simulasi di pojok kanan bawah, apabila software bekerja maka LED akan berwarna BIRU



Gambar 8